Virtual Reality (VR) merupakan rekayasa terhadap lingkungan nyata yang diproyeksikan pada sebuah mesin atau sebuah alat. Sensasi yang akan didapat oleh indra penglihatan, pendengaran dan rasa dari pengguna, dapat tenggelam dalam dunia buatan 3D.

Pengertian Virtual Reality

Virtual Reality adalah penerapan teknologi komputer yang membawa pengguna pada lingkungan yang disimulasikan dan dapat berinteraksi di dalamnya.

Virtual sendiri berarti maya atau tak nyata dan reality mengandung arti realitas atau berdasarkan kenyataan, penggabungan kedua kata tersebut memberikan arti kenyataan yang dibawa pada rekayasa tak nyata.

Manfaat Virtual Reality

1. Pelatihan atau uji coba

VR dapat digunakan untuk melatih keahlian di bidang tertentu dengan simulasi yang menyerupai medan sebenarnya, misalnya seperti pelatihan pilot menggunakan simulator, realaitas virtual yang digunakan oleh dokter untuk menghindari kecelakaan medis.

2. Conference atau ruang pertemuan

Teknologi VR mampu mempertemukan seseorang merasakan berada di tempat yang sama walau sebenarnya berada di tempat yang jauh. hal tersebut mampu menyatukan para pekerja digital dalam satu ruang pertemuan yang sama dan berinterkasi layaknya berada di depan matanya. Contohnya seperti skype, facebook live, zoom dan lainnya

3. Mempermudah pekerjaan dan Canggih

Teknologi virtual mampu menerapkan kolaborasi dalam bidang pekerjaan tertentu, misalnya pada bidang arsitek untuk dapat saling memberikan pemikiran dan perbaikan dalam ruang realitas virtual, hal itu mempermudah pekerjaan tanpa harus datang ke tempatnya secara langsung.

Cara Kerja Virtual Reality

Teknologi Virtual Realitas membutuhkan perangkat komputer/smartphone, headset dan perangkat khusus seperti perangkat pelacak gerak dan mesin yang menciptakan lingkungan digital.

Interaksi terhadap pengguna dalam beberapa bagian, seperti pelacakan kepala saat pengguna ingin melihat gerakan dan simulasi. Pelacakan mata dengan inframerah yang bertujuan untuk mendapatkan visual yang lebih realistis, terakhir pelacakan gerak secara optik dan nonoptik di mana perbedaannya ada pada penggunaan sensor dalam mengikuti gerakan.

Jenis Virtual Reality

Immersive

Merupakan tampilan lingkungan buatan benar-benar membuat pengguna tenggelam dalam dunia maya, kehidupan dalam lingkungan tersebut membutuhkan interaksi pengguna dalam melihat sekelingnya.

Non-Immersive

Dapat disebut sebagai Interaksi simulasi dunia maya tidak terlalu melibatkan pengguna untuk tenggelam sepenuhnya, tapi dapat merasakan lingkungan nyata dan menyadari keadaan di sekitarnya. Berbeda dengan Immersive yang sepenuhnya membawa pengguna pada dunia maya.

Demikianlah penjelasan mengenai virtual reality, terlepas dari itu Dhuo Creative juga menyediakan kursus komputer dan menyediakan jasa programming, untuk info lebih lanjut silahkan kunjungi https://dcsoftweb.com/.

X
× Ada Yang Bisa Kami Bantu?