Memahami Definisi Colocation Server

Fasilitas colocation adalah fasilitas pusat data tempat bisnis dapat menyewa ruang untuk server dan perangkat keras komputasi lainnya. Biasanya, colo menyediakan gedung, pendinginan, daya, bandwidth, dan keamanan fisik, sementara pelanggan menyediakan server dan penyimpanan. Ruang dalam fasilitas sering disewa oleh rak, lemari, kandang atau ruangan.

Ada beberapa alasan mengapa bisnis memilih colo daripada membangun pusat datanya sendiri, tetapi salah satu pendorong utama adalah Capex atau capital expenditure (pengeluaran modal) yang terkait dengan membangun, memelihara, dan memperbarui fasilitas komputasi yang besar.

Cara Kerja Colocation Server

Dalam memelihara dan mengelola server dimulai dengan memastikan lingkungan memungkinkan mereka bekerja dengan kapasitas penuh. Namun, ini adalah masalah utama yang dihadapi bisnis dengan rak server biasa. Jika perusahaan tidak mampu mengambil tanggung jawab dalam pemeliharaan rak tersebut, mereka akan mencari pusat data yang menawarkan layanan colocation server. Colocation server sebagai layanan berfungsi untuk bisnis yang sudah memiliki perangkat keras dan perangkat lunak, tetapi tidak dapat menyediakan kondisi untuk menyimpannya.

Oleh karena itu, klien menyewa ruang dari penyedia layanan mereka yang menawarkan perumahan untuk perangkat keras, serta pengelolaan lingkungan. Klien memindahkan perangkat keras mereka ke pusat data, mengatur, dan mengkonfigurasi server mereka. Tidak ada kontak fisik antara penyedia dan perangkat keras klien kecuali mereka secara khusus meminta bantuan tambahan yang dikenal sebagai tangan jarak jauh. Sementara perangkat keras yang di hosting, pusat data memikul semua tanggung jawab untuk pengelolaan lingkungan, seperti pendinginan, catu daya yang andal, keamanan di tempat, dan perlindungan terhadap bencana alam.

Dhuo Creative menyediakan kursus komputer dan menyediakan jasa programming, untuk info lebih lanjut silahkan kunjungi https://dcsoftweb.com/

X
× Ada Yang Bisa Kami Bantu?