Data science adalah teknologi yang membantu memahami data yang rumit. Anda tahu bahwa data diproduksi dalam jumlah yang sangat besar setiap hari oleh perusahaan. Ini termasuk data bisnis, data penjualan, informasi profil pelanggan, data server, dan angka keuangan.

data science merupakan keterampilan yang membutuhkan ilmu komputer, pemrograman, teknologi, dan statistik yang berada di luar rangkaian pelatihan standar bagi peneliti ilmu sosial. Keterampilan ini mencakup teknologi dan teknik seperti memanfaatkan komputasi cloud, analisis big data, pemrosesan natural language, pembelajaran tanpa pengawasan (unsupervised learning) seperti analisis cluster, Web Scraping, teknik fuzzy, machine learning, dan lain sebagainya. 

Peran ilmuwan data adalah untuk mengkonversi set data tidak terstruktur ke dalam dataset terstruktur. Kemudian, kumpulan data ini dapat dianalisis untuk mengidentifikasi pola dan tren.

Contoh Penerapan Data Science

Data science dapat diterapkan di semua bidang mulai dari bidang jurnalisme, sosial, finansial, dan lain sebagainya. Penerapan data science di dunia nyata yang pertama adalah menggunakan pemrosesan natural language dan machine learning pada artikel berita untuk mengidentifikasi reformasi zonasi. Data scientist di Pusat Kebijakan Perumahan dan Komunitas Metropolitan Urban ingin memperkirakan dampak reformasi zonasi pada pasokan perumahan di sejumlah wilayah metropolitan di Amerika Serikat. Data scientist tidak mungkin mendapatkan data historis dari ribuan kotamadya di area metro ini sehingga mereka menggunakan data dari lebih dari 2.000 sumber berita lokal untuk mengidentifikasi reformasi lokal. Dengan menerapkan pemrosesan natural language dan machine learning, mereka dapat menandai artikel yang menyebutkan reformasi besar dan menambahkan metadata yang relevan seperti apakah artikel tersebut menyebutkan parkir, batas ketinggian, atau karakteristik lainnya. Dengan menggunakan metode ini, data scientist dapat mengumpulkan kumpulan data berdasarkan jenisnya. 

Alat untuk Data Science

alat yang umum digunakan dalam data science adalah big data, machine learning, data mining, deep learning, dan artificial intelligence. Kali ini kita akan membahasnya satu persatu. Alat pertama yang akan kita bahas adalah big data.

Dengan menggunakan big data, data scientist dapat membantu perusahaan untuk memprediksi produk apa yang akan dijual, membantu perusahaan telekomunikasi untuk memprediksi kapan dan mengapa pelanggan mengganti operator, dan membantu perusahaan asuransi mobil untuk memahami seberapa baik pelanggan mereka mengemudi, memprediksi penyebaran dan lain sebagainya.

Alat yang kedua adalah machine learning. Machine learning bersifat interdisipliner dan menggunakan teknik dari bidang ilmu komputer, statistik, dan artificial intelligence. Komponen utama machine learning adalah algoritma yang dapat belajar secara otomatis dari pengalaman untuk memperbaiki kinerjanya. Algoritma ini dapat diterapkan di berbagai bidang. Alat selanjutnya adalah data mining. Data mining adalah penerapan algoritma khusus untuk mengekstraksi pola pada sebuah kumpulan data.

Data mining berhubungan erat dengan machine learning. Data mining adalah sebuah proses yang menggunakan algoritma machine learning untuk mengekstrak pola-pola informatif yang disimpan dalam kumpulan data. Alat berikutnya adalah deep learning. Deep learning adalah istilah yang relatif baru yang sedang banyak dibicarakan belakangan ini. Deep learning adalah proses penerapan teknologi deep neural network. Deep neural network adalah arsitektur jaringan saraf dengan beberapa lapisan tersembunyi untuk memecahkan masalah. Alat terakhir untuk data science adalah artificial intelligence. Artificial intelligence atau biasa disebut AI adalah bidang ilmu komputer yang menekankan pada penciptaan mesin cerdas yang bekerja dan bereaksi seperti manusia. Komponen inti dari artificial intelligence adalah pemrograman komputer untuk sifat-sifat tertentu seperti pengetahuan, penalaran, pemecahan masalah, persepsi, pembelajaran, perencanaan, dan lain sebagainya.

X
× Ada Yang Bisa Kami Bantu?