Pertumbuhan pasar e-commerce di Indonesia terus meningkat tiap tahunnya, terlebih lagi tahun ini dengan adanya pandemi. Banyak konsumen yang sebelumnya tidak pernah berbelanja online kini harus mengandalkan platform belanja digital untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Pertumbuhan ini juga tidak terlepas dari perkembangan infrastruktur dan penetrasi digital di Indonesia. E-commerce pun menjadi alternatif bagi banyak masyarakat Indonesia untuk mencari dan membeli produk. Di tahun ini, hampir seluruh pengguna internet di Indonesia tepatnya 88% telah membeli produk online

Menurut data iPrice, jumlah pengguna marketplace di kuartal ke-3 tahun ini meningkat dibandingkan kuartal ke-3 tahun lalu. 

Pada Q3 tahun lalu, jumlah pengunjung Shopee adalah 55,9 juta orang sementara tahun ini jumlah pengunjungnya mencapai 96,5 juta atau meningkat sekitar 72%. Selain Shopee, Tokopedia pun menunjukkan angka yang serupa. Pada Q3 tahun 2019, jumlah pengunjung Tokopedia mencapai 65,9 juta sementara tahun ini mencapai 84, 9 juta (meningkat 28%).

Hal ini tetntunya menjadi peluang besar bagi para generasi muda untuk mencari peluang, Bisnis online memang menjadi pilihan yang tepat selain didukung oleh perkembangan zaman, hal ini juga banyak diminati oleh generasi saat ini .

Meski begitu, membuat bisnis online yang sukses bukan perkara instan. Agar bisnis tersebut berhasil, Kamu harus mempelajari strateginya terlebih dahulu. Mulai dari persiapan hingga pemasaran.Bagi Kamu yang tertarik, berikut cara belajar bisnis online selengkapnya.

Riset Pasar

Sebelum memulai bisnis, Kamu harus melakukan riset pasar terlebih dahulu. Tujuannya untuk mengetahui kebutuhan pasar dan melihat peluang bisnis. Hal ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya adalah melihat tren di media sosial. Riset ini akan sangat membantu Kamu karna dapat menjadi referensi bagi usaha yang akan kamu jalankan

Menentukan Target

Selanjutnya, Kamu harus menentukan target pasar atau orang yang akan membeli produk. Agar lebih mudah menentukannya, Anda bisa mengelompokkan target pasar berdasarkan usia, gender, hobi, dan lainnya.

Menentukan Produk yang Hendak Dijual

Tahap selanjutnya adalah menentukan produk yang hendak dijual. Dalam tahapan ini, kamu harus mempertimbangkan calon produk secara matang. Pastikan juga produk yang kamu jual memiliki keunikan yang berbeda dari pesaing.

Perbandingan Harga Pasar

Jika sudah menentukan harga, Anda bisa melakukan perbandingan harga pasar. Kunjungi kompetitor lain untuk melangsungkan tahapan ini. Catat juga harga kompetitor untuk memudahkan proses perbandingan.

Membuat Situs Web

Setelah semuanya siap, kamu bisa langsung membuat situs web atau website. Dalam website tersebut, kamu bisa menyematkan produk, kontak, harga, hingga penjelasan tentang produk yang dijual.

Memasarkan Produk

Media sosial menjadi wadah yang tepat untuk memasarkan produk. Anda bisa menggunakan Facebook, Instagram, Twitter, TikTok, dan platform lainnya. Anda juga dapat memanfaatkan fitur iklan online seperti Facebook Ads dan Instagram Ads.

X
× Ada Yang Bisa Kami Bantu?