stylus(pen tablet) adalah perangkat keras peranti masukan komputer yang membolehkan pemakainya untuk menggambar dengan tangan dan memasukkan gambar atau sketsa langsung ke komputer, layaknya menggambar di atas kertas menggunakan pensil.

Sebuah tablet grafis terdiri dari tablet digital dan sebuah kursor ataupun sebuah pena digital (pen). Tablet digital memiliki permukaan yang pipih sebagai alas gambar yang terdiri atas perlengkapan elektronik yang dapat mendeteksi gerakan kursor atau pena digital kemudian menerjemahkannya menjadi sinyal digital yang dikirim langsung ke komputer. Setiap titik atau gerakan pada tablet merepresentasikan titik atau gerakan pada layer monitor, inilah yang membedakannya dengan fungsi mouse yang tergantung pada letak kursor. Hasil gambar tidak akan terlihat pada tablet itu sendiri, melainkan pada monitor komputer.

Kursor (disebut juga puck) berfungsi layaknya mouse pada komputer, hanya saja kursor ini dapat memiliki sebanyak 16 tombol dan memiliki jendela dengan helai-helai rambut (crosshairs) di dalamnya sebagai tempat posisi ujung titik yang dituju. Sementara Pena digital (disebut juga stilus) mirip dengan pena, hanya saja memakai tidak memakai tinta melainkan dilengkapi oleh ujung elektronik.

Pilih stylus pen berdasarkan jenis nib-nya

Stylus pen mempunyai tiga jenis ujung (nib), yakni tipis, tebal dan bulat, serta seperti kuas. Pilihlah jenis nib pada stylus pen berdasarkan dengan kebutuhan penggunaan Anda.

Ujung tipis, hasilkan tulisan tangan dan ilustrasi yang bagus

Stylus pen dengan nib atau ujung tipis ini biasanya terbuat dari resin dan bersifat elektrostatik. Dengan bentuknya yang tipis, jenis stylus pen ini direkomendasikan untuk membuat tulisan tangan atau ilustrasi. Bagian ujungnya yang tipis dan runcing membuatnya mudah dilihat sehingga Anda dapat membuat ilustrasi yang halus. Jenis stylus pen ini memberikan feel seperti menggambar di atas kertas dengan menggunakan bolpoin. Namun, karena menghasilkan listrik statis, stylus pen ini menggunakan baterai yang perlu di-charging saat dayanya habis.

Selain itu, ada pula stylus pen dengan ujung tipis yang dilengkapi dengan disc atau cakram transparan. Disc tersebut berfungsi untuk mengamankan permukaan layar yang bersentuhan dengan nib-nya. Dengan begitu, Anda dapat menggambar dengan detail yang halus dan akurat. Keuntungannya, stylus pen dengan disc biasanya tidak menggunakan baterai yang perlu isi ulang sehingga lebih praktis. 

Ujung tebal dan bulat, bermain game yang membutuhkan operasi swipe jadi mudah

Stylus pen dengan ujung tebal dan bulat biasanya terbuat dari serat konduktif atau karet silikon. Karakteristik ujungnya yang berbentuk tebal dan bulat ideal digunakan untuk bermain game yang membutuhkan operasi swipe. Anda dapat mudah memainkan beberapa game seperti “Tsum Tsum” dan “Puzzle & Dragon” dengan menggunakan stylus pen ini. 

Dengan jenis nib seperti ini, permukaan layar akan tetap aman meskipun ditekan menggunakan stylus pen. Dengan demikian, Anda dapat melakukan swipe cepat tanpa meninggalkan goresan di permukaan layarnya. Namun, ujung stylus pen yang bersentuhan dengan layar cukup besar. Dengan demikian, Anda akan kesulitan untuk menghasilkan sentuhan tajam dan detail halus. Stylus pen dengan ujung tebal dan bulat tidak direkomendasikan digunakan untuk membuat tulisan tangan maupun ilustrasi.

Ujung sikat, direkomendasikan untuk penulisan analog

Jenis dengan ujung pena ini disarankan jika Anda ingin menggambar jenis huruf dengan aplikasi kaligrafi. Selain itu, stylus pen ini juga disarankan untuk menggambar dengan lukisan tinta, watercolor, dan aplikasi lukisan cat minyak.

Ujungnya yang seperti sikat akan memberikan sensasi analog seolah-olah Anda sedang menggambar menggunakan kertas dan kuas sungguhan. Keunggulan lainnya, ujung stylus pen ini dapat di-upgrade dan diganti. Namun, sayangnya jenis stylus pen dengan ujung seperti ini masih sulit ditemukan di Indonesia.

Jika Anda seorang ilustrator, pilihlah stylus pen yang sensitif terhadap tekanan

Jika Anda hendak membuat ilustrasi, pilihlah stylus pen yang sensitif terhadap tekanan. Dengan demikian, Anda dapat membuat garis tebal dan tipis tergantung tekanan yang diberikan pada pena. Beberapa produk stylus pen yang mempunyai fitur ini biasanya dipasangkan dengan aplikasi yang kompatibel dengan Bluetooth. Jadi, saat hendak membeli stylus pen, jangan lupa untuk memeriksanya juga, ya.

Pilihlah stylus pen yang mempunyai fitur palm rejection

Kami menyarankan Anda untuk memilih stylus pen yang mempunyai fitur palm rejection. Fitur ini berfungsi menonaktifkan sentuhan saat tangan atau lengan Anda menyentuh permukaan layar. Dengan demikian, layar hanya merespon ujung stylus pen dan tangan Anda pun tidak mengganggu pekerjaan Anda.

Fitur ini akan sangat berguna jika ada menggunakan layar besar, seperti iPad dan tablet. Menggambar dan membuat ilustrasi akan sangat melelahkan jika tangan Anda yang memegang stylus pen tidak menempel layar. Dengan fitur ini, Anda dapat menggambar seolah-olah sedang menulis di atas kertas menggunakan pena. Meskipun telapak tangan atau jari-jari Anda menyentuh permukaan layar, pekerjaan Anda tidak terganggu.

Perlu diperhatikan, stylus pen yang sensitif terhadap tekanan dan mempunyai fitur palm rejection tidak kompatibel dengan semua perangkat. Stylus pen yang mempunyai fitur-fitur ini biasanya hanya berfungsi di perangkat iPad atau iOS. Maka dari itu, Anda perlu memeriksa kembali kompatibilitas stylus pen dengan perangkat yang Anda punya. 

X
× Ada Yang Bisa Kami Bantu?