Telemedicine atau konsultasi online didefinisikan oleh American Academy of Family Physicians sebagai praktik penggunaan teknologi untuk memberikan pelayanan kesehatan secara jarak jauh. Seorang dokter di satu tempat menggunakan teknologi komunikasi untuk melayani pasien yang berada di tempat lain.

praktik telemedicine bisa dibedakan menjadi dua, yakni asinkronis dan sinkronis. Perbedaan keduanya terletak pada pengiriman data terkait yang diperlukan dalam konsultasi online. Dengan telemedicine asinkronis, data pasien bisa dikirim lewat email kepada dokter. Lalu dokter mempelajari data itu untuk kemudian menyampaikan diagnosis.Sedangkan telemedicine sinkroinis dilakukan dengan cara interaktif secara langsung, misalnya lewat video call. Jadi baik dokter maupun pasien dapat berinteraksi secara langsung untuk konsultasi. Meski demikian, data pasien dapat lebih dulu dikirim ke dokter untuk dijadikan dasar diagnosis yang melengkapi konsultasi online.

Telemedicine memudahkan kita untuk mengakses pelayanan kesehatan. Kita dapat berkonsultasi dengan dokter tanpa tatap muka, memesan dan membeli obat, hingga mendapatkan data kesehatan tanpa harus pergi ke rumah sakit.

Tujuan Penggunaan Telemedicine

  1. Bertujuan memberikan dukungan klinis
  2. Berguna untuk mengatasi hambatan geografis dan jarak
  3. Melibatkan penggunaan berbagai jenis perangkat teknologi informasi
  4. Bertujuan meningkatkan kesehatan masyarakat

Fungsi Telemedicine

Fungsi utama telemedicine adalah mempermudah pelayanan medis oleh fasilitas kesehatan, terutama bagi masyarakat yang sulit terjangkau atau mengakses fasilitas tersebut. Namun dibutuhkan dukungan infrastruktur dan pemahaman mengenai teknologi informasi yang memadai dalam penerapan telemedicine.

Khusus dalam soal konsultasi kesehatan menggunakan Internet, dibutuhkan koneksi yang stabil dan kuat agar layanan berjalan lancar. Dengan adanya dukungan tersebut, telemedicine dapat berfungsi sepenuhnya sesuai dengan tujuannya untuk membantu meningkatkan kesehatan masyarakat secara jarak jauh.

Telemedicine juga berfungsi memudahkan sistem rujukan pasien antar-rumah sakit atau dari puskesmas ke rumah sakit. Data cukup dikirim dengan teknologi sehingga mengurangi risiko kerusakan atau hilang di tengah jalan. Pasien pun tak perlu lagi risau akan lupa membawa dokumen ketika datang ke rumah sakit rujukan.

adi dapat disimpulkan fungsi telemedicine antara lain:

– Mempercepat dan memudahkan sistem rujukan

– Membantu pertolongan pertama pada pasien sebelum dirujuk ke rumah sakit

– Membantu akses kesehatan bagi masyarakat yang jauh dari fasilitas kesehatan

– Membantu mengurangi kepadatan rumah sakit sehingga layanan di rumah sakit bisa lebih maksimal bagi pasien yang membutuhkan

Dalam situasi pandemi, telemedicine atau konsultasi online disarankan menjadi pilihan meski masyarakat masih bisa menjangkau fasilitas medis. Jadi bukan hanya mereka yang tinggal di daerah terpencil yang bisa memperoleh manfaat telemedicine, melainkan masyarakat secara umum.

X
× Ada Yang Bisa Kami Bantu?