Sejarah JavaScript

Sejarah JavaScript

Pada tahun 1990, ketika World Web Wide pertama kali diciptakan , JavaScript masih belum digunakan sama sekali. Semua halaman website bersifat statis tanpa adanya inovasi di dalamnya.Saat kamu membuka sebuah halaman website maka yang akan terlihat pertama kali adalah sebuah beranda ataupun home dari website tersebu, tanpa adanya interaksi antara pengunjung dengan website, membuat website tidak ada informasi tambahan.

Lima tahun kemudian datang seseorang yang bernama Brandan Eich. Ia berhasil membuat dan mendesain JS hanya dalam 10 hari saja pada bulan September 1995.Pada awalnya Brandan Eich menamai JavaScript dengan sebutan Mochan(sebutan Pertama kali JavaScript).Namun, karyawan Netscape tersebut mengubahnya menjadi Mona, lalu LiveScript sebelum pada akhirnya berubah nama menjadi JavaScript.

Pada awalnya versi pertama JavaScript hanya terbatas di kalangan Netscape.Ketika, JS dikembangkan terus-menerus oleh developerdeveloper yang tidak berhenti mengerjakan bahasa pemograman ini,Satu tahun kemudian, JavaScript secara resmi disebut sebagai ECMAScript. ECMAScript pun terus berkembang ,dan di tahun 1998 ECMAScript 2 diluncurkan, Lalu pada tahun 1999 ECMAScript 3 resmi diumumkan.Setelah itu ECMAScript terus dikembangkan secara perlahan-lahan, hingga sampai saat ini dikenal sebagai JavaScript, sebuah istilah yang seringkali kita dengar saat ini.Setelah itu JavaScript kian berkembang dari waktu ke waktu. Pada tahun 2016, sebanyak 92% website menggunakan JS untuk dapat menarik para pengunjung.Kamu yang sering menelusuri internet, secara tidak langsung akan menemukan JS yang berada di halaman website.

Kelebihan dan Kekurangan JavaScript

Kelebihan dan Kekurangan JavaScript

Selain mudah digunakan dibandingkan dengan bahasa pemograman yang lainnya, masih ada banyak sekali kelebihan yang kamu dapatkan ketika menggunakan JS, di antaranya adalah:

Mudah Mendapatkan Pengunjung

Dengan bahasa pemrogaman ini, website kamu akan mendapatkan banyak sekali pengunjung. Tak bisa dipungkiri, JS memiliki peran yang penting dalam membangun website.Kamu dapat menambahkan JS ke dalam website agar terlihat lebih interaktif sehingga para pengunjung dapat menggali informasi lebih dalam terkait website yang kamu buat.

Lebih Cepat dan Ringan

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahasa pemrograman ini menjadi salah satu bahasa pemrograman yang dipilih oleh orang saat sedang mengembangkan website.Hal ini karena selain mudah dipelajari, JS juga tidak membuat website terasa berat dan lambat.

Mudah di Tangani saat Error’

Saat sedang terjadi error di dalam website akibat JavaScript, menanganinya cukup mudah.Meski memiliki sejumlah keunggulan, bahasa pemrogaman ini juga memiliki beberapa kekurangan, seperti:

  • Objek terbatas
    • Bahasa pemrograman yang satu ini memang mempunyai objek yang terbatas.Hal tersebut dipengaruhi oleh kondisi umum dari JavaScript yang sangat sederhana, sehingga tentu saja dapat mempengaruhi fitur-fitur yang dimiliki oleh bahasa pemrograman ini.
  • Skrip tidak terinskripsi
    • Meskipun JS merupakan salah satu bahasa pemrograman yang mudah digunakan, namun kemampuan enkripsi dari bahasa ini masih terbilang lemah.

SUMBER:

web.dhuocreative.com
javascript.com

X